Surah

Al-Qur'an Surah dan Hadits Bahasa Indonesia

091 Asy-Syams [1-5]

091 Asy-Syams [1-5]

وَالشَّمْسِ وَضُحَاهَا (١
1. demi matahari dan cahayanya di pagi hari,


وَالْقَمَرِ إِذَا تَلاهَا (٢
2. dan bulan apabila mengiringinya,


وَالنَّهَارِ إِذَا جَلاهَا (٣
3. dan siang apabila menampakkannya,


وَاللَّيْلِ إِذَا يَغْشَاهَا (٤
4. dan malam apabila menutupinya[1579],

[1579] Maksudnya: malam-malam yang gelap.


وَالسَّمَاءِ وَمَا بَنَاهَا (٥
5. dan langit serta pembinaannya,
091 Asy-Syams [6-10]

091 Asy-Syams [6-10]


وَالأرْضِ وَمَا طَحَاهَا (٦
6. dan bumi serta penghamparannya,


وَنَفْسٍ وَمَا سَوَّاهَا (٧
7. dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya),


فَأَلْهَمَهَا فُجُورَهَا وَتَقْوَاهَا (٨
8. Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya.


قَدْ أَفْلَحَ مَنْ زَكَّاهَا (٩
9. Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu,


وَقَدْ خَابَ مَنْ دَسَّاهَا (١٠
10. dan Sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.
091 Asy-Syams [11-15]

091 Asy-Syams [11-15]


كَذَّبَتْ ثَمُودُ بِطَغْوَاهَا (١١
11. (kaum) Tsamud telah mendustakan (rasulnya) karena mereka melampaui batas,


إِذِ انْبَعَثَ أَشْقَاهَا (١٢
12. ketika bangkit orang yang paling celaka di antara mereka,


فَقَالَ لَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ نَاقَةَ اللَّهِ وَسُقْيَاهَا (١٣
13. lalu Rasul Allah (Saleh) berkata kepada mereka: ("Biarkanlah) unta betina Allah dan minumannya".


فَكَذَّبُوهُ فَعَقَرُوهَا فَدَمْدَمَ عَلَيْهِمْ رَبُّهُمْ بِذَنْبِهِمْ فَسَوَّاهَا (١٤
14. lalu mereka mendustakannya dan menyembelih unta itu, Maka Tuhan mereka membinasakan mereka disebabkan dosa mereka, lalu Allah menyama-ratakan mereka (dengan tanah),


وَلا يَخَافُ عُقْبَاهَا (١٥
15. dan Allah tidak takut terhadap akibat tindakan-Nya itu.
092 Al-Lail [1-5]

092 Al-Lail [1-5]

وَاللَّيْلِ إِذَا يَغْشَى (١
1. demi malam apabila menutupi (cahaya siang),

وَالنَّهَارِ إِذَا تَجَلَّى (٢
2. dan siang apabila terang benderang,

وَمَا خَلَقَ الذَّكَرَ وَالأنْثَى (٣
3. dan penciptaan laki-laki dan perempuan,

إِنَّ سَعْيَكُمْ لَشَتَّى (٤
4. Sesungguhnya usaha kamu memang berbeda-beda.

فَأَمَّا مَنْ أَعْطَى وَاتَّقَى (٥
5. Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa,
092 Al-Lail [6-10]

092 Al-Lail [6-10]


وَصَدَّقَ بِالْحُسْنَى (٦
6. dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (syurga),


فَسَنُيَسِّرُهُ لِلْيُسْرَى (٧
7. Maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah.


وَأَمَّا مَنْ بَخِلَ وَاسْتَغْنَى (٨
8. dan Adapun orang-orang yang bakhil dan merasa dirinya cukup[1580],

[1580] Yang dimaksud dengan merasa dirinya cukup ialah tidak memerlukan lagi pertolongan Allah dan tidak bertakwa kepada-Nya.


وَكَذَّبَ بِالْحُسْنَى (٩
9. serta mendustakan pahala terbaik,


فَسَنُيَسِّرُهُ لِلْعُسْرَى (١٠
10. Maka kelak Kami akan menyiapkan baginya (jalan) yang sukar.
092 Al-Lail [11-15]

092 Al-Lail [11-15]

وَمَا يُغْنِي عَنْهُ مَالُهُ إِذَا تَرَدَّى (١١
11. dan hartanya tidak bermanfaat baginya apabila ia telah binasa.


إِنَّ عَلَيْنَا لَلْهُدَى (١٢
12. Sesungguhnya kewajiban kamilah memberi petunjuk,

وَإِنَّ لَنَا لَلآخِرَةَ وَالأولَى (١٣
13. dan Sesungguhnya kepunyaan kamilah akhirat dan dunia.


فَأَنْذَرْتُكُمْ نَارًا تَلَظَّى (١٤
14. Maka, Kami memperingatkan kamu dengan neraka yang menyala-nyala.


لا يَصْلاهَا إِلا الأشْقَى (١٥
15. tidak ada yang masuk ke dalamnya kecuali orang yang paling celaka,
092 Al-Lail [15-21]

092 Al-Lail [15-21]


لا يَصْلاهَا إِلا الأشْقَى (١٥
15. tidak ada yang masuk ke dalamnya kecuali orang yang paling celaka,


الَّذِي كَذَّبَ وَتَوَلَّى (١٦
16. yang mendustakan (kebenaran) dan berpaling (dari iman).


وَسَيُجَنَّبُهَا الأتْقَى (١٧
17. dan kelak akan dijauhkan orang yang paling takwa dari neraka itu,


الَّذِي يُؤْتِي مَالَهُ يَتَزَكَّى (١٨
18. yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah) untuk membersihkannya,


وَمَا لأحَدٍ عِنْدَهُ مِنْ نِعْمَةٍ تُجْزَى (١٩
19. Padahal tidak ada seseorangpun memberikan suatu nikmat kepadanya yang harus dibalasnya,


إِلا ابْتِغَاءَ وَجْهِ رَبِّهِ الأعْلَى (٢٠
20. tetapi (dia memberikan itu semata-mata) karena mencari keridhaan Tuhannya yang Maha tinggi.


وَلَسَوْفَ يَرْضَى (٢١
21. dan kelak Dia benar-benar mendapat kepuasan.
093 Adh Dhuha [1-5]

093 Adh Dhuha [1-5]


وَالضُّحَى (١
1. demi waktu matahari sepenggalahan naik,


وَاللَّيْلِ إِذَا سَجَى (٢
2. dan demi malam apabila telah sunyi (gelap),


مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلَى (٣
3. Tuhanmu tiada meninggalkan kamu dan tiada (pula) benci kepadamu[1581].

[1581] Maksudnya: ketika turunnya wahyu kepada Nabi Muhammad s.a.w. terhenti untuk Sementara waktu, orang-orang musyrik berkata: "Tuhannya (Muhammad) telah meninggalkannya dan benci kepadaNya". Maka turunlah ayat ini untuk membantah Perkataan orang-orang musyrik itu.


وَلَلآخِرَةُ خَيْرٌ لَكَ مِنَ الأولَى (٤
4. dan Sesungguhnya hari kemudian itu lebih baik bagimu daripada yang sekarang (permulaan)[1582].

[1582] Maksudnya ialah bahwa akhir perjuangan Nabi Muhammad s.a.w. itu akan menjumpai kemenangan-kemenangan, sedang permulaannya penuh dengan kesulitan-kesulitan. ada pula sebagian ahli tafsir yang mengartikan akhirat dengan kehidupan akhirat beserta segala kesenangannya dan ula dengan arti kehidupan dunia.


وَلَسَوْفَ يُعْطِيكَ رَبُّكَ فَتَرْضَى (٥
5. dan kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu , lalu (hati) kamu menjadi puas.
093 Adh Dhuha [6-11]

093 Adh Dhuha [6-11]


أَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيمًا فَآوَى (٦
6. Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungimu?


وَوَجَدَكَ ضَالا فَهَدَى (٧
7. dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung[1583], lalu Dia memberikan petunjuk.

[1583] Yang dimaksud dengan bingung di sini ialah kebingungan untuk mendapatkan kebenaran yang tidak bisa dicapai oleh akal, lalu Allah menurunkan wahyu kepada Muhammad s.a.w. sebagai jalan untuk memimpin ummat menuju keselamatan dunia dan akhirat.


وَوَجَدَكَ عَائِلا فَأَغْنَى (٨
8. dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan.


فَأَمَّا الْيَتِيمَ فَلا تَقْهَرْ (٩
9. sebab itu, terhadap anak yatim janganlah kamu Berlaku sewenang-wenang.


وَأَمَّا السَّائِلَ فَلا تَنْهَرْ (١٠
10. dan terhadap orang yang minta-minta, janganlah kamu menghardiknya.


وَأَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ (١١
11. dan terhadap nikmat Tuhanmu, Maka hendaklah kamu siarkan.
094 Alam Nasyrah [1-4]

094 Alam Nasyrah [1-4]

أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ (١
1. Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?,


وَوَضَعْنَا عَنْكَ وِزْرَكَ (٢
2. dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu,


الَّذِي أَنْقَضَ ظَهْرَكَ (٣
3. yang memberatkan punggungmu[1584]?

[1584] Yang dimaksud dengan beban di sini ialah kesusahan-kesusahan yang diderita Nabi Muhammad s.a.w. dalam menyampaikan risalah.


وَرَفَعْنَا لَكَ ذِكْرَكَ (٤
4. dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu[1585],

[1585] Meninggikan nama Nabi Muhammad s.a.w di sini Maksudnya ialah meninggikan derajat dan mengikutkan namanya dengan nama Allah dalam kalimat syahadat, menjadikan taat kepada Nabi Termasuk taat kepada Allah dan lain-lain.
Back To Top